Rabu, 16 April 2014

Hukum Berpacaran Menurut Islam
Assalamu'alaikum Wr. Wb
      Memang larangan mengenai pacaran di dalam Islam tidak dibahas secara gamblang. Mungkin itulah salah satu faktor yang mengakibatkan kebanyakan orang awam tidak dapat menerima atas hukum pelarangan pacaran ini.
      Namun, dalam dunia dakwah islam, larangan pacaran adalah hal yang sudah sangat dimengerti, maka aneh sekali manakala ada seseorang yang mengaku sebagai aktivis dakwah islam, namun ia tetap melakukan pacaran.
      Meskipun tidak dijelaskan secara gamblang, namun banyak sekali dalil yang dapat dijadikan sebagai rujukan untuk pelarangan aktifitas pacaran tersebut.
Telah sama-sama kita ketahui bahwa Islam adalah agama yang mengharamkan perbuatan zina, termasuk juga perbuatan yang MENDEKATI ZINA.

"Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan sesuatu jalan yang buruk." (QS. Al-Isra, 17 : 32)

      Apa saja perbuatan yang tergolong MENDEKATI ZINA itu?
Diantaranya adalah: saling memandang, merajuk atau manja, bersentuhan (berpegangan tangan, berpelukan, berciuman, dll), berdua-duaan, dll.
Karena unsur-unsur ini dilarang dalam agama Islam, maka tentu saja hal-hal yang di dalamnya terdapat unsur tersebut adalah dilarang. Termasuk aktifitas yang namanya
"PACARAN"
      Hal ini sebagaimana telah disebutkan dalam hadits berikut:
Dari Ibnu Abbas r.a. dikatakan: "Tidak ada yang ku perhitungkan lebih menjelaskan tentang dosa-dosa kecil dari pada hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Allah telah menentukan bagi anak Adam bagiannya dari zina yang pasti dia
lakukan. Zinanya mata adalah melihat (dengan syahwat), zinanya lidah adalah mengucapkan (dengan syahwat), zinanya hati adalah mengharap dan menginginkan (pemenuhan nafsu syahwat), maka farji (kemaluan) yang membenarkan atau mendustakannya." (HR. Al-Bukhari dan Imam
Muslim)
      Dalil di atas kemudian juga diperkuat lagi oleh beberapa hadits dan ayat Al-Qur'an berikut:
"Janganlah seorang laki-laki berdua-duaan dengan wanita kecuali bersama mahramnya."
(HR. Al-Bukhari dan Imam Muslim)

"Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka janganlah seorang laki-laki sendirian dengan seorang wanita yang tidak disertai mahramnya. Karena sesungguhnya yang ketiganya adalah syaitan." (HR. Imam Ahmad)

"Seandainya kepala seseorang ditusuk dengan jarum besi, itu lebih baik dari pada menyentuh wanita yang tidak halal baginya." (Hadist Hasan, Thabrani dalam Mu'jam Kabir 20/174/386)

"Demi Allah, tangan Rasulallah SAW tidak pernah menyentuh tangan wanita (bukan mahram) sama sekali meskipun dalam keadaan memba'iat. Beliau tidak memba'iat mereka kecuali dengan mangatakan: "Saya ba'iat kalian." (HR. Al-Bukhari)

"Sesungguhnya saya tidak berjabat tangan dengan wanita." (HR. Malik, Nasa'i, Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad)

Telah berkata Aisyah
r.a. "Demi Allah, sekali-kali dia (Rasul) tidak pernah menyentuh tangan wanita (bukan mahram) melainkan dia hanya membai'atnya (mengambil janji) dengan perkataaan."
(HR. Al-Bukhari dan Ibnu
Majah).

"Wahai Ali, janganlah engkau meneruskan pandangan haram (yang tidak sengaja) dengan pandangan yang lain.
Karena pandangan yang pertama mubah untukmu.
Namun yang kedua adalah haram." (HR. Abu Dawud, Ath-Tirmidzi dan dihasankan oleh Al-Albani)

"Pandangan itu adalah panah beracun dari panah-panah iblis. Maka barang siapa yang memalingkan (menundukan) pandangannya dari kecantikan seorang wanita, ikhlas karena Allah, maka Allah akan memberikan di hatinya kelezatan sampai pada hari Kiamat." (HR. Imam Ahmad)

Dari Jarir bin Abdullah
r.a. dikatakan: "Aku bertanya kepada Rasulallah SAW tentang memandang (lawan-jenis) yang (membangkitkan syahwat) tanpa disengaja. Lalu beliau memerintahkan aku mengalihkan (menundukan) pandanganku." (HR. Imam Muslim)

"Hai isteri-isteri Nabi, kamu sekalian tidak-lah seperti wanita yang lain, jika kamu bertakwa. Maka janganlah kamu tunduk (merendahkan suara) dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya, dan ucapkanlah perkataan yang baik." (QS. Al-Ahzab, 33 : 32)

Demikianlah yang dapat saya tulis, semoga bermanfaat.
Wassalamu'alaikum Wr. Wb
 CARA BERHIJAB
 
 Cara berjilbab menggunakan segi empat, pembahasan yang satu ini memang terdengar biasa saja, karna  kebanyakan orang memang sudah menggunakan jilbab segi empat ini. Tapi dipembahasan ini saya akan memberikan beberapa informasi tentang mengkreasikan jilbab segi empat yang biasa kalian pakai, karna bisa saja kalian merasa bosan dengan cara menggunakan kerudung segi empat yang biasa saja.
Sebelum kita membahas cara berjilbab segi empat, ada beberapa hal yang harus diperhatikan yaitu, pastikan kamu mempunyai kerung segi empat :D , bukan, bukan itu yang harus diperhatikan, namun bagaimana cara berjilbab yang baik itu. Kita akan merugi apabila sudah berjilbab tapi tidak sesuai sar'iat, apa yang akan kalian dapatkan? mungkin hanya pujian dri manusia saja.  Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-qur’an “.. dan hendaklah mereka menutup kain kerudung ke dadanya … ” (QS. An Nur : 31)

Cara Berjilbab

cara berjilbab segi empat
 Nahloh, banyak sekali yang sudah berjilbab akan tetapi mereka hanya melilitkan kain kerudungnya kelehernya tanpa menutupi dadanya. Ini sungguh tidak sesuai sari'at, selain itu tidak menyerupai punduk unta,kalian tahu punduk unta? ya, ketika memakai kerudung biasanya rambut2nya digulung menyerupai punduk unta, dalam suatu hadits dikatakan yang menyerupai punduk unta ini maka dia tidak akan mencium aroma syurga, nahloh ko sampe segitunya yah? ini adalah tanda kasih sayang allah terhadap wanita islam bahwasanya allah tidak menyukai hal-hal yang berlebihan. Mengapa demikian?, ketika kalian berjilbab dengan berlebihan, maka godaan, fitnah dan hal hal yang buruk akan sangat mudah menghampiri. Maka bersyukurlah Allah sudah mengatur cara berjilbab yang seharusnya agar kita menjadi wanita yang mulia.

Baca juga Artikel Sebelumnya tentang Kreasi Model Jilbab Pashmina Terbaru

Nah kita balik lagi kepembahasan cara menggunakan jilbab segi empat, dibawah ini ada beberapa tutorial jilbab segi empat yang bisa menginspirasi cara berjilbab kamu saat ini.
cara berjilbab segi empat


cara berjilbab segi empat

Nah, ini bisa kamu gunakan dalam acara santai, seperti hangout bareng temen-temen.
cara berjilbab segi empat
cara berjilbab segi empat

Kalau yang ini mungkin bisa kamu gunakan ketika menghadiri acara-acara resmi, seperti pergi ke kantor, menghadiri undangan dan lain sebagainya.
jadi ga bingung lagi kan saat menggunakan jilbab segi empat, kamu bisa mengkreasikannya sesuka hatimu, asal masih sesuai sari'at yah ^.^ .
Aku bersyukur kau di sini kasihDi kalbuku mengiringiDan padamu ingin ku sampaikan
Kau cahaya hatiDulu ku palingkan diri dari cintaHingga kau hadir membasuh segalanyaOh inilah janjiku kepadamu
Reff:Sepanjang hidup bersamamuKesetiaanku tulus untukmuHingga akhir waktu kaulah cintaku cintakuSepanjang hidup seiring waktuAku bersyukur atas hadirmuKini dan selamanya aku milikmu
Yakini hatiku kau anugerah Sang Maha RahimSemoga Allah berkahi kitaKekasih penguat jiwaku
Berdoa kau dan aku di JannahKu temukan kekuatanku di sisimuKau hadir sempurnakan seluruh hidupkuOh inilah janjiku kepadamu
Repeat reff
Yakini hatiku bersamamu ku sadari inilah cintaTiada ragu dengarkanlahKidung cintaku yang abadi
Repeat reff

Mutiara-Hati-Muslim
Mutiara Renungan Hati Seorang Muslim. Hati diibaratkan sebuah ladang, yang harus dirawat, disirami tetesan hujan hikmah dan nasehat, sehingga tidak gersang serta tandus.

Betapa merananya Hati yang tandus, Hati yang tandus tidak akan mampu merasakan arti kebahagiaan dan tidak bisa merasakan inti kehidupan.

Jika kita melihat padang pasir yang tandus, berbalut dengan duniawi menutupi cahaya sejati Hati Nurani, maka kita akan mengerti, betapa sebuah nasehat diperlukan untuk mengingatkan arti kehidupan.

Berikut ini Laurencius Share beberapa kata mutiara yang untuk direnungkan didalam hati, siapa tahu bisa bermakna bagi perjalanan hidup kita. Kami sadar bahwa ini hanyalah seperti setitik air embun dipagi hari, namun walau begitu, akan terasa berharga jika setetes embun itu hadir dihadapan seorang musafir yang tersesat di sebuah padang Hati yang gersang kering kerontang.

Kata Mutiara Renungan Hati Seorang Muslim :
  • Saat kita takut akan sakitnya panas api, kenapa kita membiarkan bara api kemarahan dan kebencian menyakiti Hati kita?
  • Jangan sibukkan hati dengan duka cita masa lalu, karena dengan itu kita akan kehilangan keceriaan dan kebahagiaan masa depan.
  • Kecerobohan dan ketergesa-gesaan adalah sebuah penyakit Hati, karena mereka akan segera merasakan penyesalannya.
  • Sesungguhnya Allah SWT menurunkan kekayaan, kekuasan dan bencana sebagai ujian bagi orang-orang yang mau berpikir. Namun kekayaan, kekuasaan dan bencana akan menjadi musibah bagi orang-orang bodoh dan keras hati.
  • Orang yang bijaksana adalah orang yang mampu menempatkan segala sesuatu di tempat yang semestinya.
  • Jadilah seperti sebuah pohon kurma, yang apapun setiap bagian darinya adalah selalu memberikan manfaat dan keuntungan.
  • Apabila ada seseorang mencari-cari dosa orang lain dan meributkannya, namun melupakan dosanya sendiri, ketahuilah bahwa orang tersebut sebenarnya tengah berada dalam hukuman Allah.
  • Ilmu dan kebijaksanaan hanya mampu tumbuh dan berkembang baik dihati orang-orang yang merendahkan diri, bukan di hati orang-orang yang congkak dan keras hati.
  • Bersyukurlah jika merasa bahagia saat mengerjakan amal baik, dan merasakan kegelisahaan saat mengerjakan perbuatan buruk. Itu menandakan bahwa hati ini masih hidup.
Semoga setetes Kata Mutiara Renungan Hati Seorang Muslim ini manfaat untuk kita semua dalam mengarungi derasnya gelombang kehidupan. Ingatlah, segala sesuatu berawal dari hati, dan akan bermuara di hati.