ceramah aa gym
tentang,...tawaran syetan di saat ajal menjemput (sakaratul maut).Kali ini saya akan menjelaskan artikel tentang tawaran syetan di saat ajal menjemput (sakaratul maut). Godaan-godaan syetan dalam menjerumuskan amnusia tersebut bisa berupa dengan cara menyuguhkan segala kesenangan, kenikmatan, kemaksiyatan, dan kemungkaran yang indah menawan. Dengan cara ini, manusia diharapkan bisa terseret ke dalam “samudra” buatan syetan.
Kematian
adalah misteri. Hanya Allah swt. yang tahu kapan seseorang itu akan
mati, apakah ia di ambil sewaktu masih bayi, muda, dewasa, ataukah dalam
usia lanjut ? Kematian merupakan jembatan perantara dari kehidupan
dunia menuju kehidupan akhirat. Sebelum melangkah ke jenjang kematian
itulah saatnya syetan beraksi untuk menggelincirkan keimanan seseorang.
Tatkala
seorang mukmin dalam keadaan sakaratul maut, syetan datang. Rupanya
syetan tahu apa yang dirasakan orang yang sedang sekarat, yakni dahaga
yang menggelegak. Syetan mengambil momentum yang tepat untuk menaklukan
sasarannya. Tanpa sepengetahuan manusia, ia menampakkan dirinya dalam
wujud manusia dan menyerupai salah satu keluarga orang tersebut seraya
membawa segelas minum.
Syetan duduk
di dekat kepala orang tersebut. Ia berkata “Apakah kau ingin selamat
dari siksa yang menderamu ? Aku akan memberikan segelas minuman yang
menyejikkan sehingga bisa menghilangkan dahagamu. Dengan syarat
tinggalkan agama yang kau peluk itu dan katakan bahwa Tuhan itu dua.”
Jika iman
seseorang kuat, ia tak akan mempedulikan pertanyaan syetan. Sebab ia
bisa mengekang nafsu yang sifatnya malah menjatuhkan dirinya. Namun
syetan tak putus asa sebelum nyawa dalam orang itu benar-benar terlepas.
Kemudian syetan datang dari sisi lain, mencoba dengan cara yang lain.
Syetan akan berucap “Ktakanlah bahwa Rasul itu pembohong ! Maka aku akan
memberimu air. Maukah kau mengatakan itu ? Dahagamu segera terobati
jika kau mengiyakan ucapanku.”
Segala minuman
tentu sangat berarti di saat dahaga datang. Memang, sebuah tawaran yang
mwnggiurkan tapi mengandung resiko yang fatal. Bagaimana tidak ? Dengan
menenggak segelas minuman sama juga ia telah membenarkan
perkataan-perkataan syetan. Dan secara tidak langsung, orang tersebut
mengatakan bahwa Tuhan itu ada dua dan Rasul adalah pembohong.
Kemunculan
syetan yang tiada di duga adalah untuk membisikan hati manusia untuk
berpaling dari Allah swt. Tak jarang menjelang ajalnya, kadang-kadang
terlintas berbagai tekanan dan penderitaan : rasa sakit yang begitu
berat, hilangnya kekuatan tubuh, teringat perbuatan maksiat yang pernah
dilakukan, merasa belum bertaubat, ingat keluarga yang ditinggalkan
serta rasa dahaga yang amat.
Semua orang
mukmin tentu tidak akan menemui nasib tragis di akhir hayatnya, beriman
kemudian murtad saat sekarat karena bujukan syetan. Yang diinginkan
adalah beriman pada masa hidupnya dan tetap menggenggam keimanan sampai
mati (khusnul Khatimah).
“orang yang masa
hidupnya penuh dengan noda-noda dosa, tidak pernah ingat pada Allah,
tidak melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya, akan sangat
sukar mengucapkan kalimat tauhid (La Ilaha illa Allah) itu.”
Wassalamualaikum wr.wb
Tidak ada komentar:
Posting Komentar