Selasa, 27 Mei 2014

 ceramah aa gym

 tentang,...tawaran syetan di saat ajal menjemput  (sakaratul maut).
Kali ini saya akan menjelaskan artikel  tentang tawaran syetan di saat ajal menjemput  (sakaratul maut). Godaan-godaan syetan dalam menjerumuskan amnusia tersebut bisa berupa dengan cara menyuguhkan segala kesenangan, kenikmatan, kemaksiyatan, dan kemungkaran yang indah menawan. Dengan cara ini, manusia diharapkan bisa terseret ke dalam “samudra” buatan syetan.
            Kematian adalah misteri. Hanya Allah swt. yang tahu kapan seseorang itu akan mati, apakah ia di ambil sewaktu masih bayi, muda, dewasa, ataukah dalam usia lanjut ? Kematian merupakan jembatan perantara dari kehidupan dunia menuju kehidupan akhirat. Sebelum melangkah ke jenjang kematian itulah saatnya syetan beraksi untuk menggelincirkan keimanan seseorang.
             Tatkala seorang mukmin dalam keadaan sakaratul maut, syetan datang. Rupanya syetan tahu apa yang dirasakan orang yang sedang sekarat, yakni dahaga yang menggelegak. Syetan mengambil momentum yang tepat untuk menaklukan sasarannya. Tanpa sepengetahuan manusia, ia menampakkan dirinya dalam wujud manusia dan  menyerupai salah satu keluarga orang tersebut seraya membawa segelas minum.
            Syetan duduk di dekat kepala orang tersebut. Ia berkata “Apakah kau ingin selamat dari siksa yang menderamu ? Aku akan memberikan segelas minuman yang menyejikkan sehingga bisa menghilangkan dahagamu. Dengan syarat tinggalkan agama yang kau peluk itu dan katakan bahwa Tuhan itu dua.”
       Jika iman seseorang kuat, ia tak akan mempedulikan pertanyaan syetan. Sebab ia bisa mengekang nafsu yang sifatnya malah menjatuhkan dirinya. Namun syetan tak putus asa sebelum nyawa dalam orang itu benar-benar terlepas. Kemudian syetan datang dari sisi lain, mencoba dengan cara yang lain. Syetan akan berucap “Ktakanlah bahwa Rasul itu pembohong ! Maka aku akan memberimu air. Maukah kau mengatakan itu ? Dahagamu segera terobati jika kau mengiyakan ucapanku.”
        Segala minuman tentu sangat berarti di saat dahaga datang. Memang, sebuah tawaran yang mwnggiurkan tapi mengandung resiko yang fatal. Bagaimana tidak ? Dengan menenggak  segelas minuman sama juga ia telah membenarkan perkataan-perkataan syetan. Dan secara tidak langsung, orang tersebut mengatakan bahwa Tuhan itu ada dua dan Rasul adalah pembohong.
           Kemunculan syetan yang tiada di duga adalah untuk membisikan hati manusia untuk berpaling dari Allah swt. Tak jarang menjelang ajalnya, kadang-kadang terlintas berbagai tekanan dan penderitaan : rasa sakit yang begitu berat, hilangnya kekuatan tubuh, teringat perbuatan maksiat yang pernah dilakukan, merasa belum bertaubat, ingat keluarga yang ditinggalkan serta rasa dahaga yang amat.
       Semua orang mukmin tentu tidak akan menemui nasib tragis di akhir hayatnya, beriman kemudian murtad saat sekarat karena bujukan syetan. Yang diinginkan adalah beriman pada masa hidupnya dan tetap menggenggam keimanan sampai mati (khusnul Khatimah).
“orang yang masa hidupnya penuh dengan noda-noda dosa, tidak pernah ingat pada Allah, tidak melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya, akan sangat sukar mengucapkan kalimat tauhid (La Ilaha illa Allah) itu.”
           Wassalamualaikum wr.wb

Tidak ada komentar:

Posting Komentar